Tag: #pedulilingkungan

  • Studi Banding: Urban Farming Eco Campus FMIPA dengan Program Studi S1 Akuakultur UNESA

    [Surabaya, 8 Mei 2026] – Dalam upaya memperdalam pemahaman mengenai ketahanan pangan di lahan sempit, Eco Campus FMIPA sukses menggelar program kerja Studi Banding: Urban Farming. Kegiatan yang berlangsung hangat ini berkolaborasi langsung dengan para ahli dari Program Studi S1 Akuakultur untuk membedah tuntas inovasi pertanian dan perikanan modern.

    Studi banding ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan sebuah sesi berbagi ilmu (knowledge sharing) yang bertujuan membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis dalam mengelola ekosistem pertanian perkotaan yang berkelanjutan.

    Integrasi Air dan Tanaman: Hidroponik hingga Akuaponik

    Materi utama dalam pertemuan ini menyoroti teknik budidaya tanpa tanah. Peserta diajak untuk memahami prinsip dasar hidroponik, mulai dari pengaturan nutrisi tanaman, pengecekan kadar pH air, hingga pemilihan media tanam yang paling efektif untuk lingkungan kampus.Tak hanya itu, diskusi berkembang jauh ke sistem yang lebih kompleks, yaitu akuaponik. Melalui sistem ini, peserta belajar bagaimana menciptakan simbiosis mutualisme antara budidaya ikan dan tanaman, di mana kotoran ikan dimanfaatkan sebagai sumber nutrisi alami bagi tanaman, sementara tanaman bertindak sebagai pemurni air bagi ikan di bawahnya.

    Seni Ternak Ikan dan Berkebun yang Efektif

    Pihak Prodi S1 Akuakultur juga membagikan tips mendalam mengenai ternak ikan di lahan terbatas. Mulai dari manajemen kualitas air, pemilihan benih yang unggul, hingga teknik pemberian pakan yang efisien agar hasil panen maksimal tanpa merusak kualitas lingkungan sekitar.Sesi kemudian ditutup dengan materi berkebun yang baik. Di sini, ditekankan bahwa berkebun bukan hanya soal menanam, tapi juga soal pemeliharaan jangka panjang, pengendalian hama secara alami, dan pemanfaatan pupuk organik.

    Hasil dari studi banding ini diharapkan tidak berhenti pada diskusi teori saja, melainkan dapat diimplementasikan langsung di area Eco Campus. Dengan menguasai teknik hidroponik, akuaponik, dan budidaya ikan, diharapkan warga FMIPA dapat mulai membangun budaya mandiri pangan yang hijau dan berkelanjutan.

    Semangat kolaborasi ini menjadi bukti bahwa ilmu lintas disiplin sangat diperlukan untuk menciptakan solusi lingkungan yang inovatif.

    Editor: Tim Media Eco Campus FMIPA

    Foto: Sesi Diskusi Teknik Akuaponik bersama Prodi S1 Akuakultur

  • Controlling Buzem Vol. 1: Langkah Awal Kolaborasi Hijau di FMIPA

    [Surabaya, 9 Mei 2026] – Menjaga kelestarian ekosistem kampus bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan hasil kolektif dari kepedulian bersama. Hal ini dibuktikan melalui program kerja rutin Controlling Buzem yang kembali dilaksanakan sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga kebersihan dan keseimbangan lingkungan di area FMIPA.

    Berbeda dari biasanya, aksi controlling bulan ini terasa lebih istimewa. Eco berhasil membangun kolaborasi lintas organisasi dengan menggandeng BEM FMIPA, DPM FMIPA, dan HMP Sains Data untuk terjun langsung ke lapangan.

    Kolaborasi Tanpa Sekat di Area Buzem

    Sejak pagi hari, para fungsionaris dari berbagai organisasi mahasiswa (ormawa) ini sudah berkumpul dengan semangat yang sama: membebaskan area sekitar buzem dari sampah plastik dan limbah yang mengganggu keasrian lingkungan.Kegiatan bersih-bersih ini menyisir seluruh sudut area sekitar kolam buzem. Dengan pembagian tim yang efektif, kolaborasi ini berhasil mengumpulkan berbagai jenis sampah anorganik yang kemudian dipilah untuk diproses lebih lanjut. Sinergi ini menunjukkan bahwa isu lingkungan mampu menjadi jembatan pemersatu bagi seluruh mahasiswa selingkup FMIPA.

    Komitmen Rutin Satu Bulan Sekali

    Program Controlling Buzem bukan merupakan aksi one-time event, melainkan agenda rutin yang dilaksanakan setiap satu bulan sekali. Konsistensi ini menjadi kunci utama agar area buzem tetap terjaga fungsinya, baik sebagai penampung air maupun sebagai ruang terbuka hijau yang nyaman bagi warga kampus.Melalui kegiatan rutin ini, Eco ingin memastikan bahwa pemeliharaan lingkungan menjadi sebuah gaya hidup (lifestyle) di lingkungan kampus, bukan sekadar kewajiban administratif organisasi.

    Keterlibatan ormawa lain dalam Controlling Buzem bulan ini diharapkan menjadi pemantik bagi aksi-aksi kolaboratif lainnya di masa depan. Dengan semangat gotong royong, tantangan lingkungan yang ada di kampus dapat diatasi dengan lebih ringan dan berdampak luas.

    Sampai jumpa di agenda Controlling Buzem bulan depan dengan semangat yang tetap membara!

    Editor: Tim Media Eco Campus FMIPA

    Foto: Dokumentasi Bersama Ormawa FMIPA (BEM, DPM, HMP Sains Data)

  • ECO CARE 2026: Menanam Harapan, Berbagi Kebahagiaan

    [Surabaya, 26 April 2026] – Isu lingkungan hidup bukan sekadar tentang angka dan data, melainkan tentang kepedulian yang diwujudkan melalui aksi nyata. Semangat inilah yang melatarbelakangi suksesnya penyelenggaraan program kerja unggulan Eco Care 2026 bertajuk “Menanam Harapan, Berbagi Kebahagiaan” yang baru saja digelar pada pekan lalu.

    Kegiatan ini dirancang sebagai wadah edukasi ekologis yang dibalut dengan suasana hangat dan penuh keceriaan. Tidak hanya sekadar seremoni, Eco Care 2026 mengajak seluruh partisipan untuk menyentuh langsung alam melalui serangkaian agenda kreatif yang edukatif.

    Mengubah Limbah Menjadi Media Tumbuh

    Salah satu sorotan utama dalam acara ini adalah workshop upcycling botol plastik bekas. Partisipan diajak untuk mengubah botol plastik yang biasanya menjadi sampah, menjadi pot tanaman yang fungsional.Kegiatan berlanjut ke sesi melukis pot, di mana setiap peserta dapat menumpahkan imajinasi mereka di atas media botol tersebut. Dengan sentuhan warna-warni cat, botol bekas tersebut bertransformasi menjadi karya seni unik sebelum akhirnya ditanami dengan berbagai bibit tanaman produktif.

    Melukis pot dari botol bekas

    Keseruan Games dan Harmoni Alam

    Suasana semakin meriah dengan adanya berbagai interactive games yang menguji kekompakan dan pengetahuan peserta mengenai lingkungan hidup. Gelak tawa dan semangat kompetisi yang sehat menyatukan seluruh elemen yang hadir, sesuai dengan tema “Berbagi Kebahagiaan” yang diusung.Sebagai puncak acara sekaligus simbol kebebasan dan perdamaian dengan alam, dilakukan pelepasan burung merpati secara bersama-sama. Langit yang biru seketika dihiasi kepakan sayap merpati, melambangkan harapan agar ekosistem kita tetap lestari dan seimbang di masa depan.

    Komitmen Berkelanjutan

    Melalui Eco Care 2026, Eco berharap dapat menanamkan benih kesadaran lingkungan yang akan terus tumbuh di hati masyarakat. Program ini membuktikan bahwa edukasi lingkungan tidak harus kaku, namun bisa dilakukan melalui cara-cara kreatif yang menyentuh sisi kemanusiaan.

    Terima kasih kepada seluruh relawan dan partisipan yang telah ikut serta menanam harapan.

    Sampai jumpa di aksi hijau berikutnya!

    Editor: Tim Media Eco Campus

    Foto: Dokumentasi Internal Eco Care 2026

    Salam Bumi, Pasti Lestari 💚🍀 FMIPA KAMPUS KONSERVASI ✊🏻